( Sains) FENOMENA AURORA

Aurora adalah fenomena pancaran cahaya yang menyala-nyala pada lapisan ionosfer dari sebuah planet sebagai akibat adanya interaksi antara medan magnetik yang dimiliki planet tersebut dengan partikel bermuatan yang dipancarkan oleh matahari (angin matahari 🙄

Di bumi, aurora terjadi di daerah di sekitar kutub Utara dan kutub Selatan magnetiknya. Aurora yang terjadi di daerah sebelah Utara dikenal dengan nama Aurora Borealis , yang dinamai bersempena Dewi Fajar Rom, Aurora, dan nama Yunani untuk angin utara, Boreas. Ini karena di Eropa, aurora sering terlihat kemerah-merahan di ufuk utara seolah-olah matahari akan terbit dari arah tersebut. Aurora borealis selalu terjadi di antara September dan Oktober dan Maret dan April. Fenomena aurora di sebelah Selatan yang dikenal dengan Aurora Australis mempunyai sifat-sifat yang serupa 😯

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

 

Energi yang dilepaskan pada saat partikel bertumbukan dpt dilihat secara visual melalui warna cahaya yang berbeda tergantung ketinggian dan jenis molekulnya

pada ketinggian diatas 300 KM partikel bertumbukan dgn atom HIDROGEN menimbulkan aurora kemerah-merahan
ketinggian 140 KM tubukan dgn atom OKSIGEN menimbulkan warna aurora biru atau ungu
dan ketinggian 100 KM bertumbukna dgn atom OKSIGEN atau NITROGEN menimbulkan cahaya warna hijau atau merah muda.

Iklan

Penulis: euzhan

i'm simple but stronger, yeah..!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s